![]() |
| pixabay.com |
Pada buah buku
terbuka catatan
bersejarah
berdarah biru—
menelusuri langkah
tiga seseorang
sedang
mendialektikan diri
tentang pejalan
pahlawan
yang enggan
menerima
kebijakan sesuhunan
cungkup balai
menuai
persepsi dan
konsepsi
pohon-pohon besar
mencakar bumi
gerakan gerilya
menerobos
duri medan priyayi
aku pribumi;
lahir dari seorang
Ibu yang ditinggal
ayah menjemput
negeri dan mimpi
kala peluru-peluru
tajam
merobek jidat dekat
telinga
mendengar letusan
dahsyat
yang menimpa
Ayah.! teriakan
keras
mendengung hening
ke-rada gentong
dapur
belakang rumah
Ibu bertanya
kepadaku,
ada apa le,?
'aku bermimpi ayah, Ibu".
berbaring ke tanah
bersama peluru
Japan dekat pagar bambu
pekarangan rumah
Muhammad Andrea
Bojonegoro, 2021

0 Komentar